Kamis, 06 Maret 2014

SINOPSIS DAN MY REVIEW: Celebrity Wedding - aliaZalea

Haloooooo, selamat pagi!
Gimana kabarnya? baik? oh alhamdulillah... lagi gak baik? wah ke rumah sakitlah... hahaha *jayus* Jumpa lagi kita diacara mamah dan a'a curhat dooooooong Sinopsis dan review dari saya yang sepertinya lebih tepat disebut "MEMBOCORKAN" cerita. Kenapa? ya karena penuh spoiler lah...eh betul gak ya tu saya nulisnya -_-
Kalau saya cermati, sepertinya para silent reader suka baca entry saya tentang novelnya mbak alia ya. BTW, mbak alia habis mengeluarkan novel terbarunya nih yang berjudul Dirty Little Secret, dan seperti biasa ada kisah dibalik saya membeli buku itu. Tapi sebelum saya membahas novel tersebut saya harus membahas dua novel mbak alia sebelumnya yaitu Celebrity Wedding dan The devil in black jeans. Nah hari ini saya mau membahas Celebrity Wedding. Jadi ingat sebenarnya waktu itu pas saya pergi ke gramed saya maunya beli Crash into you tapi karena itu novel nggak ada, eh saya malah ketemu sama novel ini. Jadi daripada nanti saya menyesal seperti waktu saya nggak jadi beli Crash into you, saya ambil deh tuh buku, berharap ceritanya menarik, bukan hanya menarik dari segi cover atau sinopsis saja. OK langsung saja kita bedah buku nyaaaaaaaaaa *nyiapin pisau bedah dan piring*













SINOPSIS:


Semua bermula dari Inara bosan dengan perlakuan keluarganya yang terlalu protektif, selalu mengatur kehidupannya, sehingga dia ingin menunjukkan pada keluarganya bahwa dia bisa mengambil keputusan sebagai wanita dewasa.


Kemudian ada Revel yang betul-betul terdesak mendapatkan istri untuk menyelamatkan karier musik dan image-nya di mata masyarakat. Bukan dia yang menghamili Luna, kekasihnya, dan tak mau bertanggung jawab. Dia harus menikah dan pilihannya jatuh pada Inara, akuntan publik yang bekerja padanya.



Pernikahan ini akan jadi pernikahan di atas kertas yang menguntungkan mereka berdua. Awalnya semua lancar, sampai Inara dan Revel mendapati bahwa pernikahan ini mulai terasa lebih nyata daripada yang mereka bayangkan. Mampukah keduanya menepati janji masing-masing untuk mengakhiri sandiwara ini ketika kontrak berakhir?






MY REVIEW:


MENIKAH DI ATAS KERTAS?!!! Kalau kata teman-teman saya yang islami (gak kayak saya yang islam KTP) mereka pasti akan berkomentar "menikah kok main-main. menikah itu harus didasari cinta dan karena Allah!"  dan saya sangat setuju dengan pemikiran itu. Makanya kalau saya lihat acara gosip yang membahas tentang perceraian artis saya selalu berpikir, buat apa mereka nikah kalau akhirnya cerai gitu? nikah kok dianggap permainan. Mending nggak usah nikah sekalian. Nah si tokoh utama kita ini menikah diatas kertas, yang satu alasannya supaya keluarganya nggak berisik lagi mencampuri kehidupannya, yang satu lagi beralasan agar gosip-sosip yang menerjangnya bisa mereda kalau dia menikah. Tapi apakah pernikahan ini benar-benar diatas kertas atau ada cinta dibaliknya?
Revel adalah seorang musisi yang juga dikenal oleh publik sebagai pe-el-ey-way be-ow-way alias PLAYBOY, mantannya segudang (untung bukan cucu nya segudang) cantik-cantik, seksi, dan terkenal semua. Punya tampang ganteng dan punya lebel sendiri alias...TAJIR. Terbiasa dengan wanita cantik yang mengerubunginya Revel merasa beda saat dia bertemu dengan Ina (bukan inem ye) yang sederhana tapi memiliki sesuatu yang membuat Revel resah. Ina sendiri yang tadinya menganggap revel setipe dengan cowok ganteng aneh lainnya mulai merubah pandangannya saat Revel memberikan kartu untuk salah satu keluarga Ina (keponakan atau sepupu gitu, saya lupa pemirsa, maap yak -_-v)  yang ulang tahun, sebagai ganti Ina yang saat itu harus pergi rapat dengannya. Pertemuan-pertemuan mereka (yang didasari atas pekerjaan tentunya) berakhir dengan sebuah kejadian yang membuat mereka, lebih tepatnya Revel memaksa Ina untuk menikah dengannya. Ina shock tentu saja, dan menolak. Tapi setelah dipaksa dan memikirkan keluarganya yang kepo banget, akhirnya dia setuju untuk menjalani nikah kontrak ini (kayak rumah aja bu kontrak segala...)
Tapi nikah yang kontrak ini malah jadi seperti nikah beneran. Revel yang sebetulnya suka pada Ina mulai protektif sama istri kontraknya itu. Dia bahkan memaksa Ina untuk makan setiap malam dengannya, harus. Dan Revel juga merasa kesal saat Ina pulang malam, bahkan dia sampai bela-belain nunggu istrinya itu dikamar Ina (BTW karena mereka nikah kontrak jadi ya pisah-pisah deh kamar mereka). Sayang Ina hanya berharap bahwa hubungan mereka sekedar hubungan rekan kerja yang akan berakhir seperti rekan kerja juga walaupuuuuun sebenarnya Ina juga memiliki perasaan yang sama seperti Revel.
Seperti cerita novel pada umumnya yang, si cowok mengejar cinta si cewek. Revel pun juga berusaha untuk memenangkan, dalam kasus ini, Revel ingin menang dalam pengejaran ini agar dia bisa "bobo" sama istrinya. Sedangkan Ina hanya ingin bobo sama "suami SAH nya saja" (nah bener tuh na!)
Saat mereka sama-sama mulai membuka perasaan, prahara itupun datang...lagi. Mantan pacar revel, yang sudah menyelingkuhi revel dan hamil pula, kembali lagi dan meminta pertolongan revel. Pertolongan apa itu? Apakah Revel bersedia menolong mantannya itu? Lalu bagaimana dengan Ina? Baca selengkapnya di novel Celebrity Wedding karya aliaZalea :)
Ada satu kekurangan si tokoh utama yang sangat saya pahami. Seseorang yang sudah pernah mengalami masalah kepercayaan akan susah memberikan kepercayan itu lagi kepada siapapun bahkan orang yang dicintainya sekalipun. Tapi meskipun begitu suatu hubungan haruslah didasari oleh cinta, dan terutama kepercayaan. Karena tanpa kepercayaan cinta itu bisa musnah, tanpa kepercayaan hubungan nggak akan berkerja dengan maksimal. Hubungan yang dari awal didasari kebohongan tidak akan pernah berakhir baik. Jadi dari novel ini kita bisa mengambil hikmah yaitu...Jangan menganggap menikah itu permainan atau kalian akan mengalami karma yang bisa saja berakhir sebuah kajaiban atau malah malapetaka.




So:


4 From 5 Stars for this book

Rabu, 22 Januari 2014

Kenangan Lama (Bagian 1)

WARNING! POSTINGAN INI BERISI CURHATAN HATI PEMILIK BLOG. BILA ANDA TIDAK INGIN MELIHAT POSTINGAN BERISI CURHATAN TOLOL HARAP SEGERA MENINGGALKAN POSTINGAN INI. KERUSAKAN MATA TIDAK DITANGGUNG PEMILIK BLOG. TERIMA KASIH.



Jaman waktu dulu pas saya masih alay...




Holla!!! apa kabar?! Selamat tahun baru semua *telat*, dan juga selamat satu tahun blog ku tersayang!!! 
Akhirnya bisa juga ngeposting lagi diblog setelah sekian lama. Asal tahu saja selama saya nggak buka blog banyak banget pemikiran-pemikiran cemerlang yang pingin saya tuangkan disini, sayang pas saya buka laptop tu pikiran sudah melayang kemana-mana, hilang terbawa mimpi...
Dibulan pertama tahun 2014 ini saya sudah mengalami perubahan yang cukup drastis. Bagaimana dengan kalian? apakah ada perubahan yang terjadi pada diri kalian ditahun 2014 ini? belum? kasihan deh lo *plakk. Baytheway anyway busway, saya dan keluarga turut prihatin untuk bencana yang akhir-akhir ini melanda di berbagai daerah di Indonesia. Bencana ini, khususnya bencana banjir, harus kita ambil hikmahnya. jangan suka BUANG SAMPAH SEMBARANGAN! Saya lihat di televisi jakarta ini kalinya masih banyak sampahnya, warga masih suka buang sampah disana, alasannya karena ditempat tinggal mereka tidak ada tangki pembuangan, harusnya pemerintah jangan berfokus pada proyek yang berbiaya besar saja, lakukan pencegahan yang sederhana dulu, seperti menyediakan tempat sampah dipemukiman warga. Kemudian berhentilah menebang pohon sembarangan untuk membuat perumahan dan kepentingan pribadi lainnya. Perumahan mewah itu buat apa kalau hanya menjadikan bencana? Pohon itu sangat penting untuk hidup kita, untuk bumi kita. Jadi kalau ingin kita selamat, selamatkan dulu bumi kita! 
Baiklah kembali fokus ke postingan, sesuai judul saya mau membahas tentang kenangan lama. Kenangan lama, mau yang baik ataupun buruk kalau dikenang tetap saja menyenangkan. kadang kalau saya mengingat masa lalu saya suka cekikikan sendiri kikikiki, apalagi kenangan masa sekolah, aduh tambah cekikikan deh. Oleh karena itu saya mau membahas kenangan saya waktu SMP dan SMA, kenapa nggak SD sekalian? nggak ah itu ntar saja yaaaa~ Dipostingan ini akan penuh dengan curcolan jadi kalau nggak mau baca ya jangan baca.






WAKTU SMP... 
Setelah saya lulus dari SD swasta yang super mahal itu, saya melanjutkan ke SMP negeri yang ada didekat rumah nenek saya. Karena saya berasal dari SD yang berbeda dari anak-anak disitu maka dihari pertama masuk saya tidak punya teman. Bingung sendiri, benar-benar nggak kenal satupun. Kecuali Wulan, anak manis berambut lurus panjang yang saya kenal waktu pendaftaran, sisa nya saya nggak kenal. Bahkan gara-gara perbedaan itu lah (anak-anak lain pakai seragam putih merah-saya pakai putih-putih dengan dasi hijau) saya jadi sasaran kakak-kakak pengurus MOS (Masa Orientasi Siswa). Saya masih ingat kakak senior waktu itu manggil saya dengan "eh kamu yang pakai dasi hijau, sini maju kedepan!", padahal saya sudah semaksimal mungkin untuk tidak mencolok = Duduk dibagian belakang dengan kepala ditundukkan. MOS waktu SMP bisa dibilang neraka, karena waktu SD kan kita gak ada ya yang namanya gituan, jadi menurut saya pengalaman dikerjain kayak gitu, disuruh pakai topi tani, disuruh ngumpulin tanda tangan kakak senior, digodain kakak senior, bawa barang-barang yang namanya aneh dan sebagainya sungguh sangat menegangkan dan melelahkan! Akhir dari MOS itu adalah persami (kalau tidak salah), karena waktu itu pengalaman berkemah pertama buat saya jadi saya agak norak, bawa barang banyak banget kayak bukan mau kemah tapi kayak mau pindah rumah. Mungkin karena baru pertama kali berkemah dan jauh dari rumah saya jadi terkena homesick. Muka saya pucat karena menahan tangisan, kakak-kakak kelas malahan ngira saya ini lagi sakit padahal saya takut (dasar anak mama!!!) Hari pertama kemah sebenarnya menyenangkan, saking menyenangkannya saya dan grup saya jadi susah tidur sampai-sampai kakak senior yang jaga didekat tenda kami ngomel-ngomel terus ngehukum grup kami dan grup lainnya yang gak bisa tidur dengan disuruh berkeliling lapangan, kalau nggak salah ingat itu sekitar pukul 2 pagi! Besoknya, kami dibangunkan dan disuruh senam yang saya jabarkan sebagai SGJ (Senam GAK Jelas), masa iya ada senam dengan gaya ballet sama gaya nenek-nenek lagi nyapu? Setelah senam SGJ, kami disuruh berbaris sesuai grup dan....hari pembullyan pun dimulai!
Sebenarnya bukan dibully gimana-gimana sih, tapi dikerjain habis-habisan. Jadi setiap grup digiring ke post-post yang diisi kakak senior yang siap untuk mengerjai kita. Mulai dari disuruh nebak buah apa, disuruh baris berbaris, nyanyi gak jelas, dsb. Kalau gak diikutin gak boleh lanjut ke post berikutnya dan itu berarti bencaaanaaaaa. Tapi untung banget muka pucat saya ternyata membawa keuntungan, gara-gara muka pucat saya kakak-kakak senior itu ngira saya sakit dan nyuruh saya balik ke sekolah deh uhuhuhu maafkan aku eaa ceman-ceman. Lanjut saat kelas 7 SMP, saya mulai mengalami syndrom yang biasa dialami para remaja yang puber, contohnya mulai genit-genitan (maksudnya dandan, pakai bando2 gitu), pdkt sama kakak kelas (waktu itu saya didekatin bukan sama kakak kelas tapi sama alumni) dan lain-lain. Juga ngalamin nasib yang biasa dialami para junior, dilabrak atau dimintai uang. Waktu kelas 7 sih saya nggak ngalamin hal yang begitu istimewa ya, tapi ada noh satu kenangan yang berbekas disalah satu sudut otak saya... bukan kenangan yang menyenangkan sebenarnya tapi kenangan yang menjengkelkan. Jadi dulu pas ulangan anak kelas 7 digabung dengan anak kelas 8. Pas tahu kalau saya harus sekelas sama senior saya bete berat, saya berkali-kali berdo'a supaya saya sebangku sama senior perempuan dan yang nggak galak. Do'a saya terkabul sih, saya duduk sama senior cewek yang pendiam tapi masalahnya senior yang duduk didepan dan belakang saya itu senior cowok yang nyebelin. Senior yang duduk didepan saya kira orangnya baik, eh tau-tau pas dia noleh kebelakang dan mau minjam penghapus saya dia malah megang tangan saya terus pakai acara ngelus-ngelus segala lagi, gimana gak bete? Sudah begitu senior cowok yang dibelakang saya cerewet banget, nanya-nanya mulu kayak petugas sensus. Semenjak kejadian itu dia dan teman-temannya jadi suka ngegodain saya, ngebuat saya jadi males istirahat diruang ulangan, buat saya jadi males buat ngelewatin area kelas 8 -_-
Cusss pindah ke kenangan waktu saya naik kekelas 8. Saat itu kelas 8 dibedakan menjadi 5 status (?). Kelas A, adalah kelas yang anak-anaknya pintar atau...punya nilai-nilai yang tinggi. Kelas B, sama seperti kelas A tapi diposisi kedua, kelas C berisi anak yang lumayan pintar atau...punya nilai yang lumayan, kelas D sama seperti kelas C, dan kelas E yang berisi anak yang...rata-rata saja hehehe. Saya sendiri masuk ke kelas A, tentu saja saya senang dan bangga. Apalagi anak-anak dikelas A isinya baik-baik, senang deh saya waktu kelas 8. Anak kelas A itu dikenal kompak banget, dihukum satu dihukum semua, nyontek satu nyontek semua hahaha sudah begitu kelas kami ini dinobatkan sebagai kelas paling bersih rapi dan indah pokoknya kelas 8 A the best lah, banyak banget kenangan manis sama sahabat-sahabat disana. Berantem, ketawa bareng, saking banyaknya saya sampai bingung mau cerita yang mana, I LOPE YOU PULL DEH GUYS! Dan waktu jadi anak kelas 8 saya merasa aneh, kenapa? waktu saya jadi junior, kakak senior saya galak-galak, tapi pas mereka sudah pada lulus sepertinya taring para senior sudah tak tajam seperti dulu, ini dilihat dari sikap junior saya yang nyebelin dan kecentilan. Pingin saya garuk pakai garpu *eh*
Kenangan selanjutnya adalah kenangan waktu kelas 9, kakak tertua, senior yang harus dihormati, gak hormat berarti mati...nggak saya cuma bercanda kok, soal matinya ya. Tapi soal dihormati itu benar loh! ceritanya saya iseng masuk sekolah lewat belakang, lewat area kelas 7, nah dilorong kelas itu lagi banyak ngumpul junior-junior saya yang cewek. Tau tuh anak-anak masih pagi udah pada nge gosip saja, pas saya lewat mereka diam lalu secara tiba-tiba mereka bilang "selamat pagi kak..." saya sih cuma ngangguk dan langsung jalan saja, dalam hati mah saya bilang GOOD JOB JUNIOR. Norak ya? iya soalnya baru kali itu lho saya dihormatin sama junior, dulu pas kelas 8 junior saya pada sok makanya saya jadi malas dekat-dekat sama mereka. Kalau dipikir-pikir masa SMP saya nggak kayak yang ditipi-tipi, yang pacaran sana sini sama cowo, saya adalah tipe siswi SMP yang lebih memilih menghabiskan masa SMP dengan berteman dan belajar. Membosankan? mungkin kalau kalian tipe anak-anak gaul pasti bilang kalau kenangan masa SMP saya itu boring tapi saya sangat menyukai masa SMP saya :) 



-bersambung- 

Selasa, 10 Desember 2013

SINOPSIS DAN MY REVIEW: Crash Into You - aliaZalea

Holla! Selamat pagi~
Pagi ini ditemani sepiring sate dan nasi saya kembali mengepost tentang sinopsis novel kesukaan saya. Kalau boleh curcol sedikit, novel ini saya dapetin dengan penuh perjuangan dan air mata. kenapa?. Sebenarnya dulu waktu pertama kali ngelihat novel ini digramedia saya tidak begitu tertarik, apalagi pas baca sinopsisnya, apalagi lihat covernya, apalagi ngelihat harganya. Jadi waktu itu saya hanya membaca sinopsisnya kemudian melenggang pergi dan membeli buku yang lain. Kejadian itu sekitar tahun 2011 atau semacamnya. Tentu saja "Don't judge a book by the cover" bisa disebut juga KARMA menimpa saya, tau-tau saja saya kepingin banget beli novel ini! Dicari lagi ke toko buku GAK ADA, tanya mbak-mbak gramed juga bilang STOKNYA KOSONG. What the zoo??? saya panik, dan orang kalau udah panik biasanya jadi "dodol". Saya kemudian mencari novel itu dalam bentuk pdf tapi hasilnya nihil, dan saya harus puas dengan hanya membaca seuprit-uprit cerita itu di google books. Akhirnya otak saya kembali berfungsi normal lagi, dan terlintaslah pertanyaan ini, kenapa saya nggak mesen online saja? benar! 
Tapi malang tak bisa ditolak, saat itu saya memesan novel Crash Into you dan satu novel karya lexie xu disalah satu tempat penjualan buku online, saya sudah transfer uangnya dan seminggu kemudian saya dapat e-mail dari admin toko itu yang berbunyi "Maaf buku yang anda pesan sedang tidak ada stok". Kemudian saya menangis, bukan karena uangnya, tapi karena saya gagal LAGI mendapatkan novel itu. Kenapa begitu lebay? ya karena saya memang lebay hahaha *plakkk*. Kenapa nggak cari di toko buku lain? yang saya tahu gramedia di pontianak itu cuma satu jadi.... *kembali menangis*
Tapi terima kasih untuk seorang teman yang memberi tahu saya salah satu tempat penyewaan buku di pontianak. Dari tempat itulah saya menemukan novel ini berserta novel lain yang sudah tidak dicetak ulang atau stok dari jakarta sudah habis *buang ingus*. Begitulah perjuangan saya melawan negara api dan langsung saja mari kita cekedot dot dooooot!











SINOPSIS: 

Hanya ada satu orang yang paling dibenci Nadia di dunia ini, seorang anak laki-laki bernama Kafka. Cowok jail itu tidak bisa berhenti mengisenginya setiap hari, enam hari dalam seminggu, selama hampir dua tahun. Terakhir kali Nadia bertemu dengannya adalah sekitar dua puluh tahun yang lalu ketika mereka sama-sama masih mengenakan seragam putih-merah. Semenjak itu Nadia berjanji untuk tidak akan pernah lagi sudi bertatap muka dengannya.

Tetapi ketika suatu pagi, di usia dewasanya, Nadia terbangun dengan hanya mengenakan pakaian dalam di kamar hotel Kafka, dia harus mengevaluasi ulang pendapatnya tentang laki-laki satu ini. Kafka bukan saja kelihatan superhot, tetapi Nadia secuil pun tak pernah membayangkan bagaimana cowok iseng dan jail itu kini bisa menjadi dokter jantung ternama yang menangani ayahnya.




MY REVIEW: 

Pernah punya musuh waktu masih SD? hahaha kalau saya pribadi sih punya. Bermusuhan sama teman-teman yang cewek bahkan teman yang cowok. Kalian tau gak kenapa anak cowok suka usil sama anak cewek? Konon katanya sih anak cowok usil itu karena dia suka sama si anak perempuan, makanya dijahilin mulu sampe nangis!
Nah si Nadia ini punya pengalaman seperti itu. Kafka, anak laki-laki yang usil, sering ganggu nadia, manggil dia nad-nad, mengejek-ngejek nadia, berhasil membuat kehidupan SD Nadia gelap gempita. Bagaimana tidak, Kafka berani-beraninya menghina boyband kesukaan Nadia, dan mencium Nadia (dipipi) tapi malah bilang keteman-temannya bahwa Nadia lah yang menciumnya. Nadia tentu saja menjadi benci padanya dan dendam itu terbawa sampai Nadia pindah ke jakarta.
Saat sedang merayakan pesta kecil-kecilan dengan sahabatnya dibali,  Nadia, yang sudah menjadi wanita dewasa, mabuk dan terbangun disebuah kamar hotel yang bukan miliknya. Apalagi dengan tubuhnya yang hanya terdapat pakaian dalam saja membuatnya tambah bingung. Seakan belum cukup ternyata pemilik dari kamar itu adalah laki-laki  superhot nan tampan bernama Kafka! Kafka si musuh bebuyutannya waktu SD itu! Nadia yang ogah berurusan lagi dengan kafka jelas mati-matian berusaha menghindar dari Kafka selama mereka dibali, mulai dari menolak ajakan Kafka buat dinner, jalan-jalan, dan ngehindarin dia pas mereka ketemu dibandara. Selama menghindar itu Nadia kembali teringat masa-masa SD nya dengan kafka tapi sayangnya saat Nadia menanyakan hal itu si Kafka ternyata tidak ingat.
Jodoh gak bakal kemana-mana, meskipun Nadia sukses menghindar dari Kafka saat mereka lagi di bali tapi sekarang di jakarta Nadia tidak lagi bisa menghindar. Nadia yang menemani ayahnya berobat kerumah sakit bertemu lagi dengan Kafka yang ternyata seorang dokter. Nadia berpikir mustahil Kafka yang nakal dan tidak pernah mendapat prestasi apapun waktu mereka SD itu bisa menjadi dokter, sedangkan Kafka berpikir bahwa ini kesempatannya lagi untuk meminta maaf pada Nadia tentang masa lalu mereka. Hubungan kucing dan anjing pun dimulai, Nadia bertekad untuk tidak memedulikan Kafka lagi sementara kafka bertekad untuk mendekatinya hingga suatu hari mereka berdua berciuman dengan begitu mesra disalah satu kamar pasien.
Nadia mulai merasa ada benih-benih cinta yang tumbuh dihatinya (elaaaah), ia pun curhat kepada sahabat-sahabatnya. Sahabat-sahabatnya berpikir bahwa Kafka naksir padanya, menurut salah satu sahabatnya laki-laki itu sudah menyukai Nadia sejak mereka masih SD makanya laki-laki itu senang mengganggunya (hening sejenak...). Nadia yang penasaran karena ucapan sahabat-sahabatnya itu akhirnya menelepon Kafka, tapi sayang saat dia menelepon Kafka laki-laki itu ternyata sedang tidur bersama wanita lain (menurut si Nadia, padahal sebenarnya kafka...). Kontan saja Nadia merasa sedih dan dibohongi.
Meskipun begitu Nadia tetap berhubungan dengan Kafka, mereka tetap saling menggoda di SMS sampai akhirnya Kafka meminta bertemu dengan Nadia saat tahun baru yang dijawab wanita itu dengan sebuah syarat 'jangan ganggu hidupnya lagi'. Pertemuan mereka berlangsung panas dan mesra. Nadia terbang terbawa angan akan hubungan mereka, sedangkan Kafka memutuskan untuk menghilang dan tidak mengganggu Nadia sesuai keinginan wanita itu. Nadia yang bingung karena Kafka sama sekali tidak bisa dihubungi, dan menghindarinya begitu saja berpikir bahwa Kafka tidak menyukainya. Nadia patah hati akut, sebagai sahabat-sahabat Nadia yak tak tega melihat temannya seperti itu, Adri dkk pun menjodohkan Nadia dengan laki-laki lain. 
Hubungan laki-laki itu (saya lupa namanya) dan Nadia berlangsung lumayan sukses sampai akhirnya mereka bertemu Kafka di acara tempat club milik Kafka dan adiknya. Jadi bagaimana kelanjutan hubungan Kafka dan Nadia? Bagaimana cerita lengkapnya? Silahkan baca sendiri novelnya ya :) *ditimpuk iPad*


Novel ini kisahnya simpel saja tapi termasuk realistis. Kita setidaknya pernah diisengin sama anak cowok, bedanya entah anak itu naksir atau memang anak itu bocah nakal yang kepalanya minta dijitak! Kita juga pasti pernah menyukai seseorang di masa lalu dan berharap mungkin saja suatu saat akan bertemu kembali, yaaa kali-kali saja berjodoh. Hubungan mereka yang tidak jelas juga bikin saya geregetan tiap baca buku itu, kurangnya mungkin moment mereka sebagai kekasih itu kurang banyak ya. Kafka mungkin bukan Male Lead favorit saya sepanjang series ini tapi Crash into you adalah salah satu novel yang paling suka saya reread jika saya sedang butuh hiburan



So:
4 from 5 Stars for this book